[Oneshoot] 2013

 
Author : choi hee young
 
Cast :
park jiyeon T-ARA – kim myung soo INFINITE
bae suzy MISS A – hoya INFINITE
lee ji eun (IU) – yoo seung ho
jung krystal F(X) – lee taemin SHINEE
 
genre : romance
 
length : oneshoot
 
backsound : snsd – all my love is for you
 
note : annyeong, aku dateng lagi setelah sekian lama ga nongol.  aku bawa ff oneshoot special menyambut tahun 2013. Dan buat ff yang belom sempet aku lanjutin, aku minta maaf ya, semoga kalian masih menunggu ff ku. Gomawo. Happy reading~ and  HAPPU NEW YEAR EVERYONE~^^

===== Jiyeon & myungsoo’s part =====
            ~Jiyeon POV~
“aku menyukaimu.” Pemandangan ini sangat jelas dihadapanku, kim myungsoo, namja yang ku cintai sejak 2 tahun lalu, sekarang menyatakan perasaannya pada krystal, sahabatnya. Sakit, hatiku rasanya sangat sakit. Tes~ air mataku jatuh tak tertahankan. Ku lirik jam di tanganku, 15 menit lagi 2012 akan berlalu, kuharap ia dapat membawa rasa sakitku pergi jauh dan aku akan berhenti mencintai kim myungsoo. Aku terus berjalan di tengah keramaian namsan tower berharap keramaian inidapat menghilangkan kepedihanku.
 
            ~Myungsoo POV~
“daebak myungsoo~aa. Aku yakin dia akan menerimamu.” Seru krystal. “jinjja?” tanyaku ragu. “eoh. Palli, 15 menit lagi malam puncak, itu adalah momen paling tepat.” Ujar krystal. “gurae, aku akan menemuinya sekarang. Do’akan aku, eoh?” ujarku. “tentu saja.palli kha.” Suruh krystal. “eoh. Annyeong, happy new year krystal~aa.” Aku melambai pada sahabatku, krystal dan segera berlari mencari yeoja yang sudah lama kucintai. Park jiyeon, tunggu aku. Kemana dia? Bukankah tadi katanya dia akan menunggu disini? Sial! Waktunya tinggal 8 menit, park jiyeon kau dimana? Aku terus berlari menerobos keramain untuk menemukan satu yeoja, yeoja yang begitu berarti untukku. Kuedarkan pandanganku ke segala arah tapi tak menemukannya juga. Waktunya tinggal 5 menit lagi. Aishh. Kemana dia? Itu dia! Gadisku, aku menemukanmu. Kulihat jiyeon sedang berdiri di tengah keramain namsan tower, sungguh aku begitu senang melihatnya. “jiyeon~aa.” Teriakku berlari kearahnya dan langsung memeluknya.
            ~jiyeon POV~
“jiyeon~aa” panggil suara yang ku tahu jelas siapa pemiliknya, kim myungsoo, dia berlari kearahku dan langsung memelukku, sungguh kehangatan langsung menjalar ke seluruh tubuhku, tes~ lagi – lagi air mataku jatuh karena namja ini, mengingatnya sudah bersama krystal membuat hatiku kembali sakit. Untuk apa dia kemari dan memelukku? Sungguh itu hanya membuatku sakit. “jiyeon~aa, kau kemana saja eoh? Aku mencarimu dari tadi.” Ujarnya masih memelukku. Hiks~ aku tak dapat menjawab dan hanya dapat terisak. “k, kau kenapa? Kenapa menangis?” tanyanya mengangkat wajahku, dapat kulihat wajahnya dengan jelas. “k, kenapa kau kemari? Bukankah kau sudah bersama yeojachingumu, untuk pa kau mencariku?” akhirnya aku dapat mengeluarkan suara. “mwo? Yepjachingu?” tanyanya terlihat bingung. “eoh, k, krystal. Tadi aku melihatmu bersamanya dan kau mengattakan kau menyukainya.” Kataku. “ne? Jadi kau melihatnya?” tanyanya dan aku hana mengangguk, kenapa dia malah sesantai itu. “hahhahaa, kau sungguh lucu jiyeon~aa.” Ujarnya mencubit pipiku. Mwo? “aku tadi hanya latihan bersama krystal, karena malam ini aku akan menyatakan cintaku pada yeoja yang ku cintai.” Jelasnya. Deg! Yeoja yang dia cintai? Siapa? Kim myungsoo, kau membuatku gila. “n, nugu?” tanyakuragu. “noe.” Sahutnya singkat namun berhasil membuatku kehilangan kata-kata. “yeoja itu adalah kau jiyeon~aa. Saranghae, would you be my girlfriend?” tanyanya lembut sambil mengusap air mataku. Deg~ deg~ oh tuhan tolong kendalikan detak jantung. “jiyeon~aa. Eottae?” tanyanya menatap mataku. “maukah kau jadi kekasihku?” lanjutnya dan aku hanyamengangguk karena tak mampu berkata-kata. “gomawo saraenghae park jiyeon.” Ujarnya lembut ddan memelukku erat. “nado saranghae kim myungsoo” myungsoo melepas pelukannya dan menatap dalam kedua mataku cup~ sebuah ciuman hangat sudah mendarat tepat dibibirku, myungsoo melumat lembut bibirku membuatku membalas ciumannya tak kalah leembut. DUARR~ DUAAR~~ tepat pukul 12.00 pesta kembang api di mulai menandai datangnya 2013. Selamat datang 2013, kau memberiku kebahagiaan yang tak kuduga. Gomawo~ J
 
=====Krystal & Taemin’s part=====
            ~krystal POV~
Setelah myungsoo pergi menemui jiyeon aku mendapat telpon dari taemin, dia memintaku untuk ikut dengannya ke sungai han. Wae? Bukankah di sini pusat pesta kembang api? Kenapa dia malah mengajakku ke sungai han? Aku terus berjalan mencari taemin. Deg! Sunggguh aku merutuki kakiku yang membawaku berjalan ke tempat ini, aku melihat jelas pemandangan yang membuat hatiku teriris dan mataku memanas, choi minho namja yang kusukai sedang berciuman dengan sahabatku, choi sulli yeojachingunya. Aku seharusnya bisa mengendalikan perasaan bodohku ini, atapiaku tidak bisa, aku menyukai pacar dari sahabatku dan selalu seperti ini, hatiku selalu sakit saat melihat mereka bersama. Aku segera membalikkan badanku dan menemukan taemin sudah berdiri di hadapanku, tunggu, jadi, jadi ini alasannya dia memintaku pergi bersamanya ke sungai han? Agar aku tidak melihat minho dan sulli berduaan? Taemin.. entahlah.. kau seperti guardian angel ku. “k, krystal. “kajja.” Taemin segera menarik tanganku dan pergi menjauh dari mereka. “taemin~aa, aku ingin disini.” Ujarku menghentikan langahku begitupun denganya. “wae? Jika kau terus disini kau akan-“  “ara, aku pasti akan melihat mereka, tapi malam ini, di tempat ini aku ingin melepaskan semuanya semua perasaan bodohku terhadap choi minho.” Ujarku. “hajiman-“  “gomawo taemin~aa, kau seperti malaikat bagiku.” Ujarku langsung memeluknya. “itu karena aku mencintaimu.” Dapat kudengar lirihan taemin. Aku tersenyum mendengarnya, baiklah lee taemin, mulai detik ini ku lepaskan persaanku pada choi minho dan aku akan belajar mencintaimu. Ku lepas pelukanku darinya dapat ku lihat taemin tersenyum manis. “ 5, 4, 3,” terdengar suara dari pengeras suara menghitung mundur menuju tahun 2013. “2, 1.” Cup~ kucium lembut bibir taemin.
 
            ~Taemin POV~
“2, 1” Cup~ krystal mengecup bibirku tibi-tiba membuatku terbelalak kaget. A, apa maksudnya? Apa? Apa dia tahu kalau aku mencintainya. DUARR~ DUARR~ suara kembang api yang meledak di langit malam ini sama seperti suara detak jantungku yang tak dapat ku kontrol lagi. Perlahan kututup mataku mennikmati ciuman manis dari krystal. “tetaplah mencintaiku lee taemin.” Bisiknya ditengah ciuman kami. Jadi dia mengetahuinya? Eumm~ aku akan terus mencintaimu jung krystal. Saranghae~
 
===== lee jieun & yoo seungho’s part=====
            ~jieun POV~
“omo..! otokhae, suzy~aa?? Aku sangat gugup.” Seruku meremas-remas tangan suzy. “gwenchana tenanglah.” Ujar suzy menenangkanku. “apa dia akan menerimaku?” tanyaku ragu. “tentu saja, siapa namja yang mampu menolak yeoja semanis kau jieun~aa.” Sahut suzy membuatku malu. “aigoo~ kau ini. Eh, jiyeon mana?” tanyaku sadar kalau sedari tadi tak ada jiyeon bersamaku dan suzy. “saat kau menelpon seungho tadi, jiyeon pamit pergi dengan myungsoo, kau tahu, dia begitu bahagia diajak pergi bersama dengan myungsoo.” Cerita suzy. “tentu saja, yungsoo kan namja pujaannya.” Sahutku. “eo, jieun~aa, itu yoo seungho, dia sudah datang.” Seru suzy menatap kearah belakangku.omo! otokhae?! Aku segera merapihkan diri dan tak lama seungho sudah berdiri di hadapanku bersama seorang namja yang tak lain adalah hoya, sahabatnya. “maaf aku terlambat, tadi hoya mampir ke minimarket dulu.” Ujar seungho. “eoh, mian jieun~aa hehe” ujarr hoya. “aigoo~ kau memang selalu merepotkan.” Celetuk suzy. “mwo?” hoya menatap ganas kearah suzy. “kau itu merepotkan ara.” Tegas suzy. “aish, jinjja.” Gerutu hoya. “sudahlah kalian ini selalu bertengkar.” Aku melerai pertengkaran antara suzy dan hoya. “areom jieun~aa, tadi kau bilang ada yang ingin kau bicarakan.” Ujar sengho. Omo! “e, eu..” aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. “ ahh araseo.” Celetuk hoya dan langsung menarik suzy menjauh dariku dan seungho. “jadi?” tanya seungho dengan gaya coolnya membuatku memleleh. Oh tuhan… apa dia akan menerimaku? Aku segera mencari kue yang ku buat khusus untuk seungho, omo! Kemana kue itu? “kau mencari apa jieun~aa?” tanya seungho. “ne? E, eu..” aigoo~ aku lupa kue itu dipegang suzy, aish! Suzy kemana?! Oh tuhan semua hancur berantakan. “wae gurae?” tanya seughoyang melihatku gelisah. “itu.. eu, aku.. hiks~” aku tak dapat menahan air mataku lagi, semua rencanaku gagal! Aaaa!!
 
            ~seungho POV~
“itu.. eu, aku.. hiks~” tiba-tiba jieun terisak membuattku panik. “w, wae? Kenapa mengangis?” tanyaku khawatir. Jujur saja aku sudah lama menyukai jieun dan hanya hoya dan myungsoo yang tau, aku tidak tega melihatnya menangis seperti ini. Tapi kena dia menangis? “huaaa~~” tanginya semakin kencang membuat oran-orang disekitar namsan tower memandangiku, mereka pasti berpikir bahwa aku yang membuatnya menangis. “jieun~aa, wae gurae?” tanyaku mengelus rambutnya. “hiks~ kacau, semuanya kacau.” Sahutnya masih terisak. “apa yang kacau, eum?” tanyaku lagi. “aku.. aku sudah mempersiapkannya, aku sudah membuatkan kue khusus untukmu sebagai tanda cintaku untukmu taoi kue itu hilang dibawa suzy.” Mwo? T, tanda cinta untukku?
 
            ~jieun POV~
“aku.. aku sudah mempersiapkannya, aku sudah membuatkan kue khusus untukmu sebagai tanda cintaku untukmu taoi kue itu hilang dibawa suzy.” Jelasku. OMO! Aku.. aish jieun pabbo! Kau baru saja mengutarakan persaanmu pada seungho. “k, kau.. kau mencintaiku?” tanyanya. Otokhae?! Aku hanya mengangguk sambil menundukan wajahku. Dia mengacak pelan rambutku. “kau tidak perlu serepot itu membuatkan kue untukku bahkan sampai menangis karena kehilangan kue itu. Yang terpenting adalah perasaanmu.” Ujarnya lembut, aku mendongakkan wajahku menatap lurus ke wajah tampan seungho. “aku juga mencintaimu jieun~aa.” Lanjutnya sembari tersenyum manis. Oh tuhan, ini bukan mimpi kan? “sekarang, jangan menangis lagi, eum?” ujarnya sembari mengusap air mataku dan aku hanya mampu mengaggukan kepalaku. Cup~ ciuman hangat mendarat di keningku. “saranghae jieun~aa.” Ujarnya lembut dan memelukku. “nado saranghae seungho~aa.” Aku membalas pelukannya. DUARR~ DUAR~ suara kembang api terdengar jelas menandai tanggal 1 januari di tahun 2013. 2013, gomawo atas awal yang indah ini.
 
===== suzy & hoya’s part =====
            ~suzy POV~
“ya, kau mau membawaku kemana?” teriakku pada hoya yang masih terus menarik tanganku. “kau ini bodoh atau apa? Kita tidak mungkin terus disana, seungho dan jieun butuh waktu untuk berdua. Pabbo.” Sahutnya terus menarikku. “ish, bilang saja kalau kau ingin berduaan denganku.” Cibirku. Tiba-tiba dia menghentikan langkahnya membuat kepalaku menubruk dadanya yang… eee  bidang. “kalau iya kenapa?” tanyanya menatap lurus kedua mataku. “m, mwo?” tanya mulai gugup. Sial! “jika benar, aku memang ingin berduaan denganmu, apa kau keberatan?” tanyanya mulai mendekat padaku. Deg~ kenapa ini, tatapan matanya membuatku membeku. “wae? Kau.. mulai gugup?” tanyanya lag dan semakin mendekat. “itu tandanya kau mulai menyukaiku.” Deg~ ucapannya mampu membuat lidahku kelu. Oke, ku akui hoya memang tampan dan keren tapi.. apa iya aku mulai menyukainya? “kau diam, berarti benar.” Ujarnya sudah sangat denkat dengan wajahku. “ya!” teriakku dan berjalan meninggalkannya.
 
            ~hoya POV~
Pipinya merona. “ya!” teriaknya dan berjalan meninggalkanku. Bae suzy, kau begitu menggemaskan. Itulah yang membuatku menyukainya. Kau tak akan bisa lari dariku suzy~aa. Aku segera berlari mengejarnya, hap! Dapat, aku mendapatkan pergelangan tangannya, segera kubalikkan badannya menghadapku dan cup~ bibirku sudah menyentuh bibirnya yang lembut dan manis. 1, 2, 3, tak ada respon, dia tak menolak ataupun membalas, gurae, akan kubuat kau yakin dengan persaaanmu, bahwa kau juga menyukaiku bae suzy. “5, 4, 3” terdengar suara menghitung mundur ke tahun 2013, aku masih terus mencium bibir suzy tanpa ada balasan darinya. “2, 1.” Great! Dia membalas ciumanku.
 
            ~suzy POV~
Cup~ sentuhan lembut dari bibir hoya mendarat di bibirku, aku terbelalak namun tak dapat menolak ciumannya, tubuhku membeku seketika, deg~ deg~ detak jantungku tak dapat ku kendalikan lagi. Ciumannya begitu lembut dan hangat. “5, 4, 3” bahkan suara menghitung mundur terdengar samar-samar di telingaku, aku terbuai ciuman hoya. “2, 1” ku balas ciuman hoya dengan lembut. Harus kuakui aku sudah jatuh ke dalam pesona seorang hoya. DUARR~ DUARR~ suara kembang api terdengr seperti detak jantungku yang sudah tidak beraturan. “saranghae, bae suzy.” Bisik hoya lalu kembali mengecup bibirku lembut dan memeluk pinggangku menariku untuk semakin dekat. Kulingkarkan tanganku di lehernya sebagai jawaban dari pernytaan cintanya tadi. Gomawo untuk awal yang indah ini, 2013. Saranghae hoya.
 
THE END
 
Iklan

29 pemikiran pada “[Oneshoot] 2013

  1. Aigo, cerita’x bner2 so sweet thor…
    Awal 2013 yg indahh bagi para psngan baru tsb…

    Thor, Return of EXO Planet kpan post thor…?

  2. so sweet & romantis bgt sich moment2’y, andai aja aku punya moment sweet sprti itu dgn orng yg bnr2 kita cintai psti seneng bgt dech, tpi sprtinya mustahil… kkkkk…. 😀 *sdh lupakan

    pkk’y nice ff author aku slalu suka sma semua ff mu ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s